Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Desember 2014

Jadi Penyiar Berita di Usia Muda ?

Halo semua, selamat datang di blog Diki, senang rasanya bisa nulis lagi, akhir-akhir ini memang jarang bisa nyentuh laptop,walaupun sebenarnya banyak banget tugas dan laporan yang harus  dikerjakan, tapi mau gak mau ya tetep harus nulis buat blog ini, walau sederhana, semoga bisa bermanfaat ya :).

Sekarang aku lagi ada di semester 5, tinggal satu semester lagi buat bisa lulus dari kampus Politeknik LP3I Bandung, sekarang di usia yang ke 19 tahun ini, sebelum kuliah lulus alhamdulilah udah bisa kerja, sekalipun sebagai freelance, tapi rasanya sangat bersyukur karena pekerjaan ini ibarat hobi yang dibayar. Ya, sudah sejak SMK di tulisan-tulisanku sebelumnya aku ceritakan bahwa aku memang ingin sekali menjadi seorang penyiar berita di radio bahkan di televisi.

Setelah diterima di radio berita PRFM, sekarang kesibukan lainya selain siaran radio adalah siaran berita di televisis lokal Bandung TV Channel 38 UHF, alhamdulilah bisa diterima setelah melalui casting dan tahap-tahap lainya. Ketika membawakan berita di radio, luar biasa sekali atmosfernya, rasanya harus sangat meyakinkan pendengar walaupun sebenarnya tidak terlihat tetapi dari suara yang dihasilkan selama siaran berita, semuanya akan terlihatbagaimana seorang penyiar bisa menguasai materi siaran, makanya harus banyak baca sebelum siaran radio, walau sebenernya saya sendiri susah untuk mau membaca, tapi mau tidak mau ya harus dilakoni. Sementara siaran di Bandung TV, aku juga dituntut harus mempersiapkan semuanya, walaupun durasinya tidak selama siaran berita di radio, akan tetapi persiapanya harus total, karena lokasinya yang jauh dari rumah. Untuk menempuh studio Bandung TV yang terletak di Jl. Pacuan Kuda No. 63 Arcamanik Bandung, aku harus berangkat dari jam empat sore, kira-kira sampai di studio jam lima atau setengah enam, tergantung dengan kondisi arus lalu lintas yang ada. Kalau macet kadang bisa agak lama untuk sampainya. Setelah sampai disana, alngsung saja aku ambil tab atau naskah siaran untuk dibaca terlebih dahulu, tujuanya biar nanti pas on air gak terlalu kaku dan sudah paham dengan isi berita yang akan disampaikan.

Setelah waktu mendekati adzan maghrib, langsung saja aku ambil wudhu, shalat dan berdoa tentunya supaya siaran bisa dilancarkan. Selesai shalat, langsung saja aku di make up oleh teh Siti atau teh Fitri, kadang make up sendiri kalau siaran di hari Sabtu, soalnya tata rias nya libur hehehe. Setelah beres make up, lima belas menit sebelum LIVE On Air, aku harus udah stand by di studio siaran. Udah itu, pokoknya harus siap-siap on air LIVE. Itu sebenarnya sebagian kecil persiapan yang dilakukan sebelum siaran. Jadi harus bener-bener dipersiapkan semuanya, jangan sampai terlambat karena bisa mengacaukan performa pas siaran, apalagi di tv, ekspresi dan gerak gerik kita bakalan terlihat jelas kalau misalnya kebingungan, atau terlihat caoe dan rusuh pas siaran. begitu juga di radio, pemahaman materi siaran dan referensi bacaan berita juga harus diperluas lagi dengan banyak membaca dan bertanya.

Sampai saat ini, baru enam bulan siaran di radio berita no 1 di Bandung dan baru bergabung dua bulan di Bandung TV sebagai presenter berita sudah membuat saya bangga dan bersyukur, karena di usia 19 tahun ini, banyak yang menyangka terkalu muda untuk bisa bergabung dengan dunia jurnalistik penyiaran di tv dan radio, apalagi target pendengar juga pemirsanya beragam, dari kalangan pelajar, mahasiswa, masyarakat, pejabat dan kalangan lainya. Ini merupakan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan dan masih akan terus saya perjuangkan. Dulu, saya sempat tidak pernah menyangka bisa menjadi penyiar radio juga berita televisi, tapi karena kuatnya impian dan perjuangan yang dilalui, alhamdulilah bisa dicapai, dan tentu saja saya tidak akan pernah berhenti sampai disini, perjalanan ini masih panjang ...

Terimakasih untk mamah yang selalu dukung diki segala-galanya, mamah berdiri sendiri tanpa sosok suami disampingnya dan bisa mendidik anaknya untuk bisa berjuang, juga untuk kakak ku teh Ika dan pastinya saudara  juga sahbat-sahabat terbaik, semuanya tidak akan pernah terbalaskan, tidak lupa untuk keluarga Ibu Iman, Ibu Hendrik, Ibu Slamet, Ibu Asep, Ibu Bandi, Ibu Endah, dan banyak lagi yang selalu memberikan bantuanya buat diki dari diki sd sampai sekarang, semoga Allah memberikan kesehatan dan rahmat - Nya, amiin.


O iya, ini nih sekalian mau share foto-foto selama siaran, beberapa wardrobe nya punya sendiri tapi beberapa juga di endorse sama sponsor, buat teman-teman yang punya cita-cita, jangan putus asa, yakin dengan kemampuan kalian dan terus berjuang, berusaha dengan doa, semuanya akan terwujud, hanya saja memang kita harus sabar, buahnya akan manis ...

Diki Irdan After Make Up for Seputar Bandung Raya Bandung TV

Diki Irdan on Seputar Bandung Raya Malam

Diki Irdan for Seputar Bandung Raya Siang Bandung TV

Diki Irdan for Seputar Bandung Raya Siang Bandung TV

Diki Irdan News Anchor Bandung TV

Diki Irdan for Seputar Bandung Raya Malam Bandung TV

Diki Irdan for Seputar Bandung Raya Malam Bandung TV
Terimakasih sudah berkunjung ke blog dikiirdan.blogspot.com

"koleksi sepatu futsal Nike Zalora disini"

Jumat, 28 November 2014

Lintasan MUDA Pengejar CITA (Re-Post by Mega :) )

Lintasan Muda Pengejar Cita

Impian dan cita – cita terukir untuk dikejar dan ditangkap jadi nyata pada masanya. Tidak akan pernah ada satu orang pun yang sanggup membiarkan impian dan cita – cita menunggu untuk hilang dalam harapan kosong dan perjuangan hampa. Aku, kamu, dia, kalian, dan mereka pasti tidak mau berhenti untuk jadi pemenang pada lintasannya masing – masing.


@DikiIrdan
Seperti halnya yang sedang ditelusuri oleh seorang pemuda kelahiran Bandung, 22 Februari 19 tahun silam. Menjadi seorang penyiar radio dan penyiar berita televisi sudah menjadi impiannya sejak duduk di masa putih biru. Putra bungsu dari empat bersaudara ini mampu menjalani, menyelesaikan, dan melewati jenjang tiap jenjang pendidikannya dengan baik.
Menelusuri enam tahun masa putih merah di SDN Lanuma Husein Sastranegara 2, berpetualang dalam 3 tahun masa putih biru di SMP Mutiara 1 Bandung, mejalani 3 tahun masa remaja dalam Konstruksi Badan Pesawat Udara di SMK Negeri 12 Bandung dan kini siap merampungkan studi D3 di Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I Bandung.
Pemuda yang juga fasih berbahasa Inggris ini kini sedang merintis karirnya di dunia komunikasi dan mencetak kenyataan indah impian dan cita – citanya tidak terlintas untuk menjutkan kuliah pada awalnya. Karena putaran waktu yang kian cepat, membuat pemuda yang lebih dikenal dengan nama Diki Irdan ini memutuskan untuk memilih tempat kuliah dengan jurusan komunikasi sebagai pengantarnya menuju gerbang impian yang diinginkan. Ia memilih Politeknik LP3I Bandung.
Menjadi salah satu mahasiswa Public Relations 2012 membuatnya semakin mengeksplorasi minat, bakat dan kemampuannya dalam bidang komunikasi. Kegiatan perkuliahan yang begitu padat dan intensif menjadi nilai tambah yang ia peroleh di tempat ini. Perjalanan yang penuh kisah bersama teman – teman terbaik dan pelajaran terbaik membuat pemilik nama lengkap Diki Ramdani ini kian bersungguh – sungguh untuk sampai menangkap dan menggenggam impian dan cita – citanya.
Pemuda yang juga aktif dalam Himasi-PR (Himpunan Mahasiswa Komunikasi-Public Relations) Politeknik LP3I Bandung ini menyadari begitu banyak manfaat yang ia rasakan dari studi komunikasinya di tempat yang menaungi potret pendidikannya. Gelora semangat yang tak pernah terkalahkan oleh keluhan dan lelah membuatnya temukan apa yang diinginkan dalam pencariannya.
Berdedikasi di dua tempat berbeda dalam putaran waktu yang nyaris sama menjadi titik awal dari pencapaian impian dan cita – citanya. Memasuki bulan ke enam sebagai freelance news announcer di PR FM dan bulan pertama sebagai freelance news presenter di Bandung TV membuatnya semakin melangkah untuk dapatkan yang lebih baik.
Serangkaian tahapan seleksi di dua tempat tersebut dapat dilaluinya dengan sangat baik. Dimulai saat ia mencari dan menemukan lowongan kerja presenter di internet, tak perlu menunggu pertimbangan lain, ia mengajukan lamaran kerja. Memenuhi panggilan pihak terkait, ia menjalani training selama dua bulan bersama Azmi (S1 Unpas) dan Nahda (S2 Unisba). Berdasarkan penilaian seluruh tim PR FM terhadap progresnya, ia terpilih menjadi penyiar.
Berbeda halnya di Bandung TV, pada awal perjalanannya, ia dikenalkan dengan penyiar senior Bandung TV oleh teman siarannya di PR FM. Mendapatkan informasi mengenai perekrutan news anchor setelah lebaran, membuatnya begitu antusias menunggu dan mengirim CV pada waktu yang telah ditentukan. Memenuhi panggilan via telepon, ia menjalani proses casting bersaing dengan 15 peserta lainnya yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Kota Bandung, seperti UNPAD, UPI Unisba, dll. Casting dengan membaca berita, membawakan program berita dan reportase langsung di depan kamera dijalaninya dengan baik dan membawanya lolos menajdi salah satu dari dua yang terpilih. Bersama Sharina, rekannya yang juga lolos dari tahap sebelumnya, ia menjalani latihan intensif selama dua minggu sebelum mulai on air pada awal Oktober.

Tidak dapat dipungkiri begitu banyak pelajaran terbaik selama perkuliahan yang sangat menunjang dua kegiatan barunya saat ini. Pemuda dengan jiwa sosialnya yang tinggi memiliki kegiatan produktif lain diluar kesibukannya dalam dunia kerja. Menjadi pengajar di komunitas sosial yang dibentuknya bersama teman – temannya yang diberi nama SAFE+ (Social Action for Education, Environment and Empowerment of Youth Generation). Membuat liputan dan berlatih membaca berita menjadi kegiatan lain yang melengkapi hari – harinya.
Pemuda yang sudah sangat senang menjadi MC pada berbagai kegiatan semasa sekolah dan memiliki banyak catatan prestasi ini lebih memilih mencari tempat bekerjanya sendiri dibanding membunuh waktu menunggu instansi menempatkannya bekerja. Karena ia tidak ingin mengulur lebih lama lagi dan membuat impian jauh tak terjangkau.
Beberapa pencapaian terbaik yang pernah diperoleh, diantaranya :


  1. Juara 3 Youth Diplomacy Short Movie Competition Konperensi Asia Afrika (2011) 
  2. Juara 1 Lomba Sikap Diam dan Baris Berbaris Bela Negara Bandung Lautan Api antar SMA/SMK se-Bandung Raya (2011) 
  3. Submitted to 100 Best Entries Business 4 Environment Global Summit at Shangrila Hotel, Jakarta (2011) 
  4. Juara 3 Lomba Menulis Artikel dan Presentasi Bela Negara KODAM III Siliwangi (2011) 
  5. Perwakilan Politeknik LP3I Bandung (satu – satunya perwakilan dari Politeknik di Indonesia) di Environmental Leader Summit, Surabaya (2013) 
  6. Juara 1 Lomba Presenter Liputan 6 SCTV, IBX (2014)
Merintis sukses di usia muda menjadi pencapaiannya di tahap akhir penyelesaian studi D3nya. Bukan perjalanan dan perjuangan yang mudah untuk dijalani. Melainkan potret kisah yang mewah dan mahal. Saat pemuda dan pemudi lain tenggelam dalam warna masa muda, Diki Irdan sudah mulai mengudara pada pesona langit impian dan citanya yang indah. Bahkan, lebih indah.
“Manfaatkan kesempatan kalian bisa kuliah, diluar sana jutaan remaja dengan banyak mimpi juga ingin disebut dan merasakan jadi mahasiswa, tapi kesempatan belum ada. Ngga masalah kalian dari LP3I, ITB, UNPAD, UPI.. karena yang bikin bergengsi itu bukan nama atau fasilitas kampusnya. Diri kita, kemauan dan kemampuan kita yang bisa menjadikan kita dihormati orang lain.. dan kita harus bangun dan kejar mimpi itu, kalau sungguh – sungguh dan penuh doa, Allah akan mempermudah jalannya." -Diki Irdan, Indonesia Network at Bandung TV & PR FM News


Alhamdulilah, terimaskasih Mega Oktaviani sudah muat cerita ini di blog nya mega, semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi ...
 For see more, click here ...
http://penapenaega.blogspot.com/2014/10/lintasan-muda-pengejar-cita.html

Kamis, 16 Januari 2014

Decha Stardut Meninggal di Usia 22 Tahun

Usia memang tidak akan ada yang tahu, kapan akan berakhir dan pulang menuju rumah yang sesungguhnya. Cukup sedih mendengar berita ini, ketika baru saja saya pulang dari kegiatan kampus, tiba-tiba kakak saya menerima broadcast messenger dari sala seorang teman yang mengabarkan bahwa Decha Stardt meninggal. Ya, memang sangat disayangkan, tetapi melihat kondisi Decha yang akhir-akhir ini sungguh sangat mengkhawatirkan, semoga Allah menyediakan tempat terbaik disisi Nya. Sempat membicarakan kondisi Decha bersama sahabat saya, Deni Faisal dan rekan-rekan lainya, wanita usia 22 tahun ini sangat berbakat, apalagi di bidang tarik suara. Banyak penampilanya dulu di Stardut Indosiar pada tahun 2007 silam yang masih memukau walaupun sekarang Decha sudah dippanggil oleh-Nya. Decha, semoga kamu tenang disana, dan semoga keluarga, terutama Ibumu bisa diberikan ketabahan dan kesehatan untuk melanjutkan kehidupan ini, semua akan kembali pada Nya. :)



 
Liputan6.com, Cianjur : Kabar duka datang dari dunia musik dangdut Tanah Air. Pedangdut Rezha Purnamasari (22) atau yang lebih dikenal sebagai Decha Stardut meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada Rabu (15/1/2014) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kabar kepergian Decha muncul dari Black Berry Messanger yang dikirimkan dari beberapa penyanyi dangdut. Ketika dikonfirmasi salah seorang sahabat Decha di Stardut, Wika Salim membenarkan kabar tersebut. "Iya, kabar itu benar," kata Wika singkat.
Menurut pesan yang diterima Liputan6.com, jenazah Decha akan disemayamkan di rumah duka di Cianjur, Jawa Barat.
Nama Decha cukup dikenal karena ia adalah juara ajang pencarian bakat Stardut (Idola Dangdut Indonesia) yang ditayangkan di Indosiar. Decha menjadi juara I Stardut pada tahun 2007.
Decha yang kelahiran Cianjur 15 Desember 1991 ini sudah jatuh sakit sejak 2012. Decha dikabarkan mengalami penyakit komplikasi seperti usus, ginjal, paru-paru dan liver.(Fei)

Source : http://showbiz.liputan6.com/read/801017/sakit-komplikasi-decha-stardut-meninggal-dunia 

Minggu, 12 Januari 2014

Penertiban Lapangan Gasibu Bandung

Memiliki sebuah impian untuk menjadi seorang news anchor tdak membuat saya lelah dan bosan dalam membuat video-video berita mengenai beberapa peristiwa yang terjadi disekitar saya. Dengan peralatan dan kemampuan seadanya, saya coba meliput kondisi terkini Lapangan Gasibu Bandung yang kini mulai ditertibkan, tidak ada lagi pedagang kaki lima ( PKL ) yang boleh berjualan di area lapangan ini. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan sanksi dan juga menerapkan penjagaan disekitar lapangan yang biasanya digunakan tidak hanya sebagai fasilitas olahraga, melainkan kegiatan-kegiatan musik, pasar tumpah dan lainya. Berikut liputan saya dan kameramen Aliansa Septian Adam untuk wideshot news metro tv.



Kunjungi juga link berikut ini, untuk menyaksikan liputan - Penertiban Lapangan Gasibu Bandung -  via Wideshotnews metro tv http://wideshot.metrotvnews.com/videos/7920/lapangan-gasibu-bandung
Terimakasih telah berkungjung ke blog saya, semoga sukses selalu :)

Selasa, 17 Desember 2013

Deni Faisal, Bukan Hanya Tampan Tapi Berwawasan

Mimpi adalah sebuah tujuan yang dikejar dengan usaha, tanpa usaha, mustahil mimpi itu bisa terwujud. Semua orang pasti punya mimpi, begitu pun remaja yang satu ini, Deni Faisal Ismail, Mahasiswa Prodi Komunikasi - Hubungan Masyarakat  Politeknik LP3I Bandung ini mempunyai banyak mimpi, salah satunya menjadi model.

Mendapatkan dukungan dari orangtua terutama Ayahnya tidak membuat Deni menjadi sosok yang instant dalam meraih prestasi yang ia dapatkan hingga saat ini. Remaja kelahiran Cianjur, 02 Agustus 1994 ini pernah menyandang sekaligus dua gelar putra daerah pada perhelatan Mojang Jajaka Kabupaten Cianjur 2012, salah satunya adalah Jajaka Favorit Remaja. Dengan penampilan fisik yang mendukung untuk menjadi seorang model, remaja lulusan SMK Pasundan 1 Cianjur ini juga memiliki kemampuan bernyanyi yang sangat patut diperhitungkan. Kecintaanya terhadap musik tradisional khas Cianjur membawanya memenangkan kontes Kawih Tingkat SMA se Jawa Barat. Deni juga baru-baru ini menjuarai Festival Pop Singer II yang diselenggarakan oleh PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia ) di Gedung RRI Bandung sebagai Juara Favorit Pria.

" Diantara dua pilihan, harus ada satu yang dikorbankan " itulah yang menjadi salah satu motto dalam keseharianya, walau bolos kuliah, Deni tidak pernah menyia-nyiakan ketidak hadiranya pada jam perkuliahan dengan kegiatan yang tidak ada manfaatnya. Dunia modeling nampaknya menjadi salah satu pasion terbesarnya selain dibidang musik, sempat menjuarai INEZ BOY tahun 2013, membuatnya tidak merasa puas sampai situ saja. Kini, Deni yang lebih sering dikenal denias itu sedang menjalani karantina dalam sebuah kontes yang sudah tidak asing lagi di masyarakat, Coverboy Majalah Aneka Yess 2013, yang diselenggarakan di Jakarta dan malam puncaknya akan digelar di Gandaria City dengan pemandu acara Indra Bekti, dan menghadirkan bintang tamu, salah satunya Mikha Angelo.

Ayo dukung Deni Faisal Ismail perwakilan Cianjur di Coverboy Majalah Aneka Yess 2013
Caranya :
Ketik COBOY spasi IM3 spasi 10 kirim ke 7777
*khusus Indosat
Buruan ! Sebelum tanggal 22 Desember 2013 !

Deni Faisal

Deni Faisal

Thanks for visiting my blog, please supprt and follow me on twitter :)
@diki_irdan
:D


Diki Irdan

Selasa, 10 Desember 2013

Mengenang Mandela, Pemimpin Dunia dan Rakyat Afsel Penuhi Stadion Soweto

Selasa, 10/12/2013 18:02 WIB 
Johannesburg - Puluhan pemimpin dan tokoh dunia beserta puluhan ribu warga Afrika Selatan mulai memadati stadion Soweto di Johannesburg yang menjadi lokasi upacara peringatan mendiang Nelson Mandela. Momen seperti ini merupakan momen yang sangat langka dan mungkin momen peringatan terbesar di dunia.

Massa mulai berkumpul di dalam stadion dan menunggu dengan sabar meskipun hujan turun. Upacara dijadwalkan akan dimulai pada pukul 11.00 waktu setempat.

Orang-orang dengan beragam profesi dan latar belakang, mulai dari pengusaha, perawat hingga pengangguran sibuk berdansa dan bernyanyi sambil bertepuk tangan. Suara mereka terdengar menggema di stadion seperti layaknya suporter sepakbola.


Warga kaya bercampur dengan warga miskin, anak-anak hingga warga lanjut usia meneriakkan slogan kebebasan dan juga "Mandela, Anda presiden kami." Di tengah-tengah terikan, mereka menyanyikan lagu penuh makna, "Mandela, up. Mandela, yo" yang terus menggema di dalam stadion.

"Kami tidak di sini untuk berkabung, tapi untuk merayakan kehidupannya," ucap salah satu warga Afsel, Leonard Teboho (32) seperti dilansir Washington Post, Selasa (10/12/2013).

"Dia sekarang beristirahat dalam damai," imbuh pria pengangguran ini. Teboho hadir mengenakan kaos berwajah Mandela dan bertuliskan 'father of the nation'.

Dua layar raksasa terpasang di dalam stadion menunjukkan kerumunan massa dan menampilkan wajah Mandela. Di tengah lapangan, berdiri dua podium yang bernuansa putih dihiasi bunga berwarna putih.
Pukul 10.00 waktu setempat, para kepala negara dan tokoh dunia mulai berdatangan. Pengamanan di lokasi sangat ketat, banyak personel kepolisian Afsel yang berjaga di luar dan di dalam stadion. Setiap orang yang akan masuk ke dalam harus menjalani pemeriksaan terlebih dahulu.

"Terdapat 91 kepala negara dan kepala pemerintahan yang sudah mengkonfirmasi ditambah 10 mantan kepala negara. Sebanyak 86 kepala delegasi dan 75 tokoh terkenal dunia," tulis Kepala Departemen Diplomasi Publik Afsel, Clayton Monyela melalui akun Twitter-nya.

Di antara mereka yang hadir adalah Presiden AS Barack Obama dan istrinya, Michelle, kemudian mantan Presiden AS George W Bush, Bill Clinton dan juga Jimmy Carter. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan pendahulunya, Kofi Annan juga turut hadir. Lalu ada PM Inggris, PM Australia, Presiden Prancis, Presiden Afghanistan hingga Presiden Palestina, dan masih banyak kepala negara lainnya.

Stadion Soweto dipilih sebagai lokasi selain karena daya tampungnya yang besar, juga karena melambangkan perjuangan anti-apartheid. Stadion tersebut menjadi lokasi protes anti-apartheid yang digelar besar-besaran tahun 1970-an dan 1980-an lalu.

Upacara akan dimulai dengan paduan suara yang menyanyikan lagu kebangsaan Afsel, kemudian diikuti doa lintas agama. Empat cucu Mandela juga akan memberikan pidato. Demikian halnya dengan Presiden Obama dan Sekjen PBB Ban. Setelah upacara ini, jenazah Mandela akan disemayamkan selama 3 hari di Union Building di Pretoria yang juga menjadi pusat pemerintahan Afsel. Kemudian pada Minggu (15/12), Mandela akan dimakamkan di desa Qunu yang merupakan tempat tinggal masa kanak-kanaknya.
Seamat Jalan Nelson Mandela, Jasa dan Pengabdian mu tidak akan pernah dilupakan masyarakat dunia ! 
#RestInPeace


Source : news.detik.com

Senin, 09 Desember 2013

2 Tragedi Bintaro Dalam Fakta dan Data

Liputan6.com, Jakarta : Pada Senin 19 Oktober 1987, 2 rangkaian kereta bertabrakan di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. 26 Tahun kemudian, di tempat yang berdekatan, kecelakaan maut kembali terjadi.



Bedanya, kecelakaan yang terjadi pada Senin (9/12/2013) ini melibatkan kereta dengan truk bermuatan bensin berkapasitas 24 ribu liter. Jumlah korban jiwa yang terenggut juga lebih sedikit.
Pada Tragedi Bintaro 1987, jumlah korban jiwa yang melayang sebanyak 156 orang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka. Sementara, pada Tragedi Bintaro 2013, 8 orang dinyatakan meninggal dan puluhan lainnya terluka.

Tragedi Bintaro 1987
Kecelakaan Tragedi Bintaro 1987 bermula atas kesalahan kepala Stasiun Serpong yang memberangkatkan KA 225 ke Stasiun Sudimara, tanpa mengecek kepenuhan jalur KA di Stasiun Sudimara. Sehingga, ketika KA 225 jurusan Rangkasbitung-Jakarta Kota tiba di Stasiun Sudimara pada pukul 06.45 WIB, Stasiun Sudimara yang punya 3 jalur saat itu langsung penuh.
KA 225 sedianya bersilang dengan KA 220 Patas di Stasiun Kebayoran yang hendak ke Merak. KA 220 Patas di Stasiun Kebayoran harusnya berhenti sejenak, namun PPKA Stasiun Kebayoran tidak mau mengalah dan tetap memberangkatkan KA 220.
PPKA Stasiun Sudimara pun memerintahkan juru langsir untuk melangsir KA 225 masuk jalur 3. Saat akan dilangsir, masinis tidak dapat melihat semboyan yang diberikan, karena penuhnya lokomotif pada saat itu. Sang masinis pun membunyikan Semboyan 35 dan berjalan. Juru langsir yang kaget mengejar kereta itu dan naik di gerbong paling belakang.
Para petugas stasiun kaget, beberapa ada yang mengejar kereta itu menggunakan sepeda motor. PPKA Sudimara Djamhari mencoba memberhentikan kereta dengan menggerak-gerakkan sinyal, namun tidak berhasil. Dia pun langsung mengejar kereta itu dengan mengibarkan bendera merah. Namun sia-sia, Djamhari pun kembali ke stasiun dengan sedih, dia membunyikan semboyan genta darurat kepada penjaga perlintasan Pondok Betung. Tetapi kereta tetap melaju. Setelah diketahui, ternyata penjaga perlintasan Pondok Betung tidak hafal semboyan genta.
KA 225 berjalan dengan kecepatan 25km/jam karena baru melewati perlintasan, sedangkan KA 220 berjalan dengan kecepatan 30km/jam. Dua kereta api yang sama-sama sarat penumpang, Senin pagi itu bertabrakan di antara Stasiun Pondok Ranji dan Pemakaman Tanah Kusir, sebelah utara SMUN 86 Bintaro, tepatnya di dekat tikungan melengkung Tol Bintaro atau lengkungan S yang berjarak kurang lebih 200 m setelah palang pintu Pondok Betung dan sekitar 8 km sebelum Stasiun Sudimara.
Kedua kereta hancur, terguling dan ringsek. Kedua lokomotif dengan seri BB 30316 dan BB 30616 rusak berat. Jumlah korban jiwa 156 orang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka.

Tragedi Bintaro 2013
Truk B 9265 SEH yang mengangkut BBM berkapasitas 24 kiloliter, dihantam kereta jurusan Serpong-Tanah Abang di perlintasan kereta Pondok Betung, Jakarta Selatan. Lokasi tepatnya berada 200 meter dari titik kecelakaan Tragedi Bintaro 1987.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB itu berawal saat truk yang datang dari arah Tanah Kusir menuju Pondok Aren menerobos palang pintu perlintasan. Kereta yang datang dari arah Serpong menuju Tanah Abang pun langsung menghantam bagian sebelah kiri truk hingga terseret 20 meter. 4 Ledakan langsung membakar truk dan lokomotif kereta.
Posisi terakhir truk terguling ke kanan dengan ban sebelah kiri berada di atas. Posisi kereta, lokomotifnya hangus terbakar, gerbong 1 dan 2 anjlok ke sebelah kanan. Korban tewas hingga kini tercatat sebanyak 8 orang, termasuk masinis. Korban luka-luka sekitar 50 orang. (Mut/Sss)

Source : news.liputan6.com

Senin, 02 Desember 2013

Kematian Paul Walker Tinggalkan Lubang Besar di Fast and Furious

 
Paul Walker


Liputan6.com, Los Angeles : Paul Walker meningal dunia dalam kecelakaan yang mengerikan. Bahkan, jasad aktor yang melejit lewat film Fast and Furious itu sudah tak bisa dikenali lagi. Lalu, bagaimana nasib penggarapan film Fast and Furious 7 yang dibintanginya? Banyak yang bertanya-tanya tentang nasib film ini.

Sebuah sumber kepada Hollywoodlife, Senin (2/12/2013), menyebutkan jika proses syuting film ini telah sampai 60 persen. Meski begitu, akhir cerita dalam Fast and Furious 7 ini masih menggantung. Paul Walker yang merupakan pemeran utama meninggalkan lubang yang sangat besar bagi film ini.
"Setiap adegan bersama Paul Walker snagat penting. Pasalnya, Paul Walker adalah bintang utama," ujar salah seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya itu.
Namun Fast and Furious 7 harus tetap diselesaikan. Akhir cerita dalam film ini kemungkinan besar akan didedikasikan untuk Paul Walker. "Perubahan besar akan dilakukan dalam Fast and Furios, termasuk jalan ceritanya. Mungkin kami akan membuat karakter Brian O'Conner (nama karakter yang diperankan Paul Walker) menghilang."
Namun saat ini kru dan pemain film Fast and Furious masih belum mau memikirkan masalah itu. "Kami masih sangat shock dengan kepergian Paul Walker yang sangat mendadak ini. Kami akan memikirkan mengenai itu (penyelesain Fast and Furios) nanti saja."
Kru dan pemain Fast and Furios dilaporkan telah mendatangi lokais kejadian kecelakaan Paul Walker. Mereka melakukan acara tabur bunga dan melakukan dia bersama di sana.(Des)

Source :  
http://showbiz.liputan6.com/read/762522/kematian-paul-walker-tinggalkan-lubang-besar-di-fast-and-furious

Senin, 16 September 2013

Belum Lama Uje Pergi, Habib Munzir Menyusul '' PULANG ''

Diki is always here,,, write some notes nad new memories for we all... come and join me :)

Indonesia, negeri dengan mayoritas muslim terbesar di dunia kini kehilangan kembali sosok ulama panutan masyarakat.  Habib Munzir Al-Musawa, wafat di usia 40 tahun siang hari tadi, Minggu (15/9) sekitar pukul 16.00 wib di RSCM Jakarta Pusat .
Rasanya belum lama ini umat muslim Indonesia berduka atas kepergian Ustad Muda Jefri A-Buchori, kini kembali airmata keikhlasan harus terjatuh mengingat kembalinya Ketua Majelis Rosulullah Organization Indonesia ke pangkuan Ilah. Ratusan bahkan puluhan ribu jamaah dengan penuh duka dan kekhusyukan doa menanti-nanti kedatangan jenazah sang habib hebat tersebut.
Ucapan duka dan berbelasungkawa pun turut disampaikan banyak tokoh seperti Ustadz M. Arifin Ilham, hingga Presdien Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melalui akun jejaring sosial mereka dan secara langsung dihadapan pers.
Semoga Habib Munzir Al-Musawa mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan semakin banyak penerus dakwahIslam dijalan Allah SWT selayaknya beliau. Amiin.





Visit : http://sosok.kompasiana.com/2013/09/17/belum-lama-uje-pergi-habib-munzir-menyusul-pulang--590529.html