Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juni 2014

Akhirnya Siaran Juga - 107.5 PRFM News Channel

Ada yang bilang, teruslah bermimpi, karena dengan berani bermimpi, sebenarnya impian yang kita impikan bisa dengan sangat terwujud asalkan kita yakin dan sugguh-sungguh untuk mengejarnya. Dan ternyata memang benar, hal itu benar terjadi. Dari SMP, saya sangat ingin jadi presenter berita, memasuki jenjang sekolah di SMK, cita-cita untuk jadi presenter pun semakin meluas dan menyebar, sempat berangan untuk menjadi seorang penyiar radio dan alhasil, ada yang menyekolahkan saya ke sekolah broadcasting radio komunitas di Bandung, alhamdulilah akhirnya sejak kelas dua smk, saya mulai siaran radio. Waktu itu di 107.9 Alfa FM Bandung, saya bawakan program jelang dzuhur, acara musik islami dengan durasi dua jam dari pukul sebelas sampai pukul satu siang. Ingat sekali dulu, setelah pulang sekolah di hari Sabtu, yang memang pulangnya lebih awal, saya langsung bergegas ke radio dengan kendaraan umum yang saya tumpangi. Berkat disekolahkan guru ngaji saya di radio, akhirnya saya bisa siaran juga. Dari situ munculah berbagai keinginan untuk menjadi penyiar radio profesional di radio swasta ternama di Bandung. Pada tulisan-tulisan saya sebelumnya, sudah diceritakan bagaimana perjalanan saya mengejar impian ini. Kesana kemari dari tahun 2012 untuk bisa menjadi seorang penyiar radio. Dari audisi Radan Cari Cowok saya belum berhasil karena memang dipikir-pikir, saya lebih cocok untuk menjadi penyiar radio berita daripada membawakan musik remaja hehehe. Waktu gagl dari Ardan, saya buat lagi CV untuk ke Rase FM , namun sayang, hanya sampai 3 besar saja. Dari Rase FM Bandung, saya masih tidak menyerah, saya kirimkan kembali CV saya ke Paramuda Radio, disana sempat di training hampir 2 bulan, tapi sayang, waktu itu karena berbenturan dengan jadwal UAS di kampus, jadi saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari training di radio itu. Dari Paramuda, saya kembali melamar pekerjaan untuk sampingan menjadi penyiar radio dan juga untuk menyalurkan bakat dan hobi saya, waktu itu saya datang ke radio On Bandung, tempatnya dekat sekali didaerah husein dekat rumah saya. Disana saya sudah trainin 3 bulan dan alhamdulilah sudah naik siaran di 2 program, tapi sayang sekali, tidak ada respon kontrak untuk saya, jadi saya mengundurkan diri. Ya memang karena karakter siaran saya yang lebih cocok ke radio berita, jadi pihak-pihak radio yang saya masuki lamaran belum merasa puas untuk merekrut saya jadi penyiar didalamnya.

Sempat putus asa waktu itu, jujur, saya memang bukan jebolan dari sekolah radio yang cukup populer di Kota Bandung, tapi saya yakin setiap orang punya kesemoatan yang sama. Beberapa kali juga saya kirimkan email cv saya ke email beberapa radio dan radio berita di Bandung. Alhasil memang tidak ada respon. Tapi alhamdulilah, waktu itu saya searching lagi lowongan dan audisi penyiar radio, ternyata saya dapat link bahwa radio PRFM Bandung sedang buka lowongan. Tanpa pikir panjang, saya langsung kirimkan lamaran saya ke emailnya. Dua minggu setelah kirimkan email cv saya, ternyata ada panggilan untuk take vocal. Saya pun berangkat ke radio dan take vocal, disana juga ada dua orang lainya yang sam-sama dipanggil dari hasil CV lamaran mereka masing2. Singkat cerita nih, kami bertiga, saya Nahda dan Azmi di training oleh radio itu . Nahda dan Azmikeduanya sudah lulus S2, sementara saya masih duduk di bangku semester 4. Sempat merasa canggung dan gengsi, tapi saya harus percaya diri :). Dan akhirnya setelah menjalani program training selama satu dua bulan kurang lebih, diputuskanlah siapa yang lolos dan direkrut menjadi penyiar di PRFM Bandung. PRFM Bandung adalah radio berita di Kota Bandung yang juga masuk dalam grup Pikiran Rakyat Kota Bandung. Cuku puas dan bangga juga bisa bergabung diradio ini. Pak Basith pun selaku Pemimpin Redaksi PRFM hari kamis siang mengumumkan satu orang yang lolos dan direkrut untuk jadi penyiar di PR FM Bandung. Kata beliau, keputusan ini adalah keputusan bersama,seluruh kru dan jajaran direksi PRFM juga dari evaluasi hasil training. Dan alhamdulilah akhirnya saya yang dipilih untuk menjadi penyiar di radio berita nomor satu di Bandung itu :).

Tuhan, betapa senangnya saat itu, tapi saya juga sedih karena Azi dan Nahda tidak lolos dan tentu kami akan jarang untuk bertemu tidak seperti waktu kami training di radio. Tetap semangat ya Azmi dan Nahda ! :D

Setelah diterima akhirnya saya diberi jadwal siaran oleh redaksi PR FM Bandung, saya mengudara di 107.5 PRFM News Channel setiaap hari  Senin, Kamis dan Jumat pukul 21.00 -01.00 dinihari. Di radio ini saya membawakan program berita, terutama berita-berita yang sering terjadi di Kota Bandung. Rasanya senang sekali bisa menjadi penyiar radio berita, semoga perjalanan saya untuk mengejar impian saay menjadi presenter berita tidak berhenti disini, o iya dari radio PRFM Bandung sinilah s

aya juga menemukan banyak rekan-rekan baru dari berbagai media juga, ada dari televisi dan radio lain juga, alhamdulilah semoga semakin banyak relasi semakin banyak silaturahmi yang bisa dijalin :)

Terimakasih sudah membaca ya, mohon maaf jika banyak kekuranganya ...
Selamat malam :)
Diki Irdan

107.5 PRFM News Channel

Yudi Handoyo, Nahda, Mulida Ladya, Diki Irdan dan Muhamad Fauzi di 107.5 PRFM News Channel

Diki Irdan dan Nahda

Diki Irdan dan Maulida Ladya di Kisah Persib 107.5 PRFM News Channel

Diki Irdan 107.5 PRFM News Channel

Minggu, 27 April 2014

DENIAS KDI 2014 - Aku dan Mereka Bangga -

Tepat dua tahun yang lalu, 2012. Ya, itu adalah tahun dimana aku lulus dari SMK Negeri 12 atau sekolah yang dikenal dengan nama STM Penerbangan Bandung. Tapi bukan itu yang akan aku ceritakan ditulisan kali ini, ini tentang dua tahun lalu dimana aku mulai mengenal teman-teman baruku di kampus Politeknik LP3I Bandung, termasuk mengenal sahabatku, Deni Faisal Ismail, atau yang sekarang dikenal orang-orang dengan sebutan DENIAS. Jurusan Public Relationas atau yang dikenal dengan program studi hubungan masyarkat di kampus ini mempertemukan aku dengan dia dan juga dengan teman-teman lainya. Dikelas kami, ada sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa prodi humas 2012. Deni adalah sahabat yang baik, sangat baik. Menjadi Jajaka di daerahnya berasal yaitu Cianjur, banyak sekali talenta yang dimilikinya, dari segi fisik, ya jangan ditanya lagi, dia model. Tapi bukan itu yang paling mahal, kemampuanya untuk bermusik dan mencintai budaya daerah sangat berkesan. Deni sangat berbakat dibidang tarik suara, bahkan dia bisa menyanyi lagu-lagu tradisional sunda khas Cianjur atau yang biasa dikenal dengan Cianjuran. Dikelas, aku, Nenden, Jatsu dan teman-teman lainya merasa bangga dengan Deni. Di awal kami satu kelas tepatnya di semester dua, sudah bisa dilihat bagaimana gigihnya ia mengejar sesuatu yang diinginkanya. Banyak sekali perlombaan-perlombaan dibidang modeling atau tarik suara yang sudah ia ikuti. Kadang, aku jadi termotivasi juga untuk mengejar cita-citaku menjadi seorang penyiar radio. Ya, itulah gunanya seorang sahabat, tanpa harus berkata-kata, tetatpi langkahnya selalu menjadi dorongan agar kita juga bisa mengejar impian kita sedini mungkin. Pernah waktu itu, aku satu grup dengan Deni di P2M (Pengabdian Pada Masyarakat) tepatnya bulan Maret 2013. Waktu itu dia tidak bisa ikut bersama rombongan di awal-awal keberangkatan karena ada kompetisis modeling yang harus ia ikuti. Deni datang menyusul dan untunglah, ada sesuatu yang ia dapatkan dari lomba tersebut, gelar Inez BOY 2013 pun disabetnya. Sedatangnya Deni ke lokasi P2M di Garut tempat aku dan kelompokku berada, kami bertanya mengenai bagaimana lombanya, mendengar Deni menang di lomba tersebut, kami pun senang.

Bukan hanya lomba itu saja, ada beberapa perlombaan dibidang tariik suara yang ia ikuti tepatnya di RRI Bandung, saat itu penyelenggaranya adalah PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Di kontes itu, alhamdulilah sahabatku yang satu ini juga menang dengan juara favorit kategori pria. Saat itu perlombaanya setingkat Provinsi Jawa Barat. Berbicara mengenai Jawa Barat, lomba kawih yang dikenal dengan LISMAJAB yang pernah diselenggarakan di Universitas Pasundan di tahun 2012 pun dimenangkan olehnya. Ya, membanggakan sekali ! Tapi bukan hanya kemenangan saja, ada beberapa perlombaan dan audisi yang ia ikuti dimmana Deni belum diberi kesempatan untuk menang. Ketika ikut audisi D Academy Indoesiar di Jakarta dan di Bandung, sayang ia tidak bisa lolos ke tahap konser D Academy. Tapi dia tidak berhenti disitu, Indonesian Idol ia ikuti di Bandung bersama temanku juga yang sama-sama ikut audisi, yaitu Jatsu, hari pertama Deni gagal, jatsu juga sama, tetapi hari kedua, Deni ikut lagi auisi dan lolos ketahap berikutnya. Tapi apa boleh buat, keberuntungan belum waktunya ia dapatkan, deni gagal. Beberapa bulan lalu di akhir tahun 2013, ada ajang pemilihan coverboy 2013 ooleh salah satu majalah remaja kenamaan, Anekaa Yess, alhamdulilah Deni lolos ke 40 besar dan menjalani karantina di Jakarta.
 Aku dan teman-teman kelas sebenarnya sedih saat dia harus dikarantina karena sosoknya dikelas selalu menghidupkan suasana dan otomatis jika tidak ada, kelas sedikit sepi. Tapi ya tentu kita harus mendoakan Deni supaya berhasil. Saat itu final kontes coverboy digelar di Gandaria City, untuk memenangkan kontes ini tentu banyak kriteria yang dinilai. Bukan hanya dari fisik, tapi juga wawasan dan keterampilan seperti akting, presenting dan lainya. Temanku yang satu ini menjalani karantina hampir lebih dari satu minggu di Jakarta. Aku dan teman kelasku lainya dari Bandung hanya bisa memberi dukungandengan doa dan tentu publikasi sms dukungan untuk vote Deni di coverboy Aneka Yess 2013.

DENIAS di COVER BOY Aneka Yess Magazine 2013


 Dari situ, muncul ideku untuk membuat official dukungan untuk deni (@deniiias_ofc). Melalui akun tersebut, aku publikasikan ajakan untuk teman-teman dan semua orang untuk mendukung sahabatku yang satu ini. Sempat waktu itu kubuat artikel tentang Deni agar orang-prang bisa tahu mengenai apa yang dimilikinya. Dari Cianjur, kudengar cerita dari Deni, Ayah, Ibu dan keluarganya yang sangat mendukung dia juga tidak kalah fantastis dalam memberi dukungan untuk putera kebanggaan mereka. Ya tentu saja, keluarga akan merasa bangga jika anggotanya berprestasi dan memberikan yang tebraik untuk keluarganya. Tapi apa boleh buat, di coverboy 2013, Deni belum cukup beruntung, kontes ini dimenangkan oleh finalis dari kota lain. Aku selalu bilang bukan hanya pada Deni, tapi juga pada temanku yang lainya, bahwasanya kalo kita ikut suatu perlombaan, kemenangan itu cuma BONUS, yang paling penting adalah pengalaman. Dan memang benar, dari ontes tersebut, banyak sekali yang ia dapatkan, selain pelajaran-pelajaran baru tentang dunia entertainment, ia juga memiliki banyk relasi. Deni selalu bilang, membangun sebuah link untuk relasiitu penting ! . Ya den, itu benar. 

Pertengahan Maret 2014, Deni sempat bilang kalo dia mau ikut lagi audisi untuk KDI  yang bakal digelar di Bandung, tapi kebetulan, audisi di Kota Bandung diundur, jadi Deni memutuskan untuk ikut audisi di Jakarta karena kebetulan waktu itu dia lagi nonton salah satu kontes dangdut (D Academy) di studio Indoesiar. Ikut audisi di Jakarta dan alhamdulilah, kabarnya dari hampir 1600 peserta audisi Ibukota, Deni terpilih menajdi enam besar peserta perwakilan DKI Jakarta untuk melaju ke babak #GerbangKDI2014 di MNC TV ! That such a big wouuw actually for me and some of my friend in our class ! Dari kabar itu, tentu saja aku dan teman-teman dikelas sangat senang mendengarnya ! 

KDI DENIAS ke 6288
Waktu itu kalo tidak salah hari Kamis, aku dan teman-teman di kampus dapat kabar dari Deni kalo semua peserta #GerbangKDI2014 itu bakal tampil di program Tunjuk Satu Bintang dalam masa karantina mereka. Tentu kami sekelas dikampus langsung menonton bersama di Front Office Kampus B kami. Jam 4 sore tepatnya waktu itu, front office kampus dipenuhi oleh teman-teman kelasku dan juga manajemen politenkik LP3I Bandung yang juga penasaran dan ingin ikut menonton Deni. Untunglah waktu itu, disela-sela program, MC program Tunjuk Satu Bintang memilih enam peserta dari perwakilan kota - kota besar yang mewakili kota mereka di #GerbangKDI2014.. Untungnya waktu itu Deni dipilih Jeremy Tetty yang ada di tribun finalis #GerbangKDI2014. Deni pun naik kepanggung beserta lima peserta pilihan lainya. Waktu itu kebetulan aku dan beberapa teman ku sudah berada di kosan teman kami dikawasan Sidomukti Bandung dan menonton bersama, teriakan dan sorak soraipun bergema melihat Deni tampil dipanggung yang cukup besar itu. Hahahaha, maklum, teman sendiri ada di TV, hehehehe. Saat itu kebetulan lampu tantangan berhenti di bagian Deni dan mau tidak mau dia harus menebak lagu yang diiringkan melalui musik oleh bigband di Tunjuk Satu Bintang. Aku dan teman-temanku termasuk Nenden, Tiya, Dea dan lainya deg-degan, takutnya dia tidak bisa menebak lagu yang ditujukan kepadanya, tapi alhamdulilah, lagu Pujangga dari Raja Dangdut Rhoma Irama pun dinyanyikanya. Sorak sorai penonton di studio pun bergema seketika deni melantunkan lagu itu. Aku dan teman-teman yang menonton pun ikut berteriak-teriak dengan menyebut nama Deni sekeras-kerasnya, hahahahhaa, ya begitulah kami.

DENIAS di program Tunjuk Satu Bintang

DENIAS KDI


Kontes #GerbangKDI pun dimulai pada hari Senin, diawali dari enam peserta untuk hari pertama dari kota yang berbeda. Deni tampil hari Rabu, dan ketika hari rabu itu datang, beberapa temanku menonton penampilan Deni bersama-sama. Kebetulah karena aku tidak bisa ikut nobar, jadi aku nonton dirumah barengan mamah, jadinya seperti nostalgia ke masa-masa SD, soalnya dulu juga sering nonton KDI hehehehe. Ya, dan sekarang jadi akan lebih sering karena didalamnya ada Deni tampil, tentu jadi kebanggaan tersendiri untukku dan juga teman-teman kel. Bahkan karena membawa almamater kampus diajang nasional, Pembimbing Akademik kami, Ibu Leili Kurnia Gustini pun mengerahkan kami untuk mendukung deni baik itu untuk sms mauoun publikasi. Terlihat dikampus, ada foto deni disetiap mading kampus. Hari Rabu, tepatnya tanggal 23 April 2014, deni tampil sebagai peserta kedua, ia membawakan lagu penasaran, ini videonya  ...

Selama penampilan DENIAS berlangsung, twitter,bbm dan facebook semuanya ramai memberi dukungan untuk dia, alhamdulilahkomentar dari juri pun sangat membangun dan pastinya bermanfaat. Di twittter (@deniiias_ofc dan @deniiias) banyak sekali orang-orang yang memberi dukungan. Namun pada akhir acara, tetap saja hanya ada dua orang yang lolos berdasarkan voting sms tertinggi, dan satu nama yang beruntung akan dipilih dewan juri untuk kembali tampil di WildCard untuk mendapat kesempatan bisa bergabung di KDI 2014. Sayang sekali, diakhir acara, Deni berada diposisi ketiga dari voting enam kontesta tersebut. Dan wildcard tidak diberikan dewan juri untuk Deni. Tapi kemarin, tepatnya hari Sabtu 26 April 2014, ada wildcard kedua yang diberikan oleh dewan juri, alhamdulilah, DENIAS diberi kesempatan bersama dengan kelima peserta lainya untuk bertanding dan tampil kembali di babak WildCard hari Senin, 28 April 2014 jam 6 sore. Semoga apapun yang terjadi nanti, penampilan Deni bisa lancar, dan bisa diberi kesempatan untuk bergabung di KDI 2014. Ya, sekali lagi aku katakan, aku sebagai sahabatnya dan mereka semua teman-teman kelas kami, keluarga dan yang menonton pasti bangga. Keep up great performances den ! Teriring doa dan dukungan dari Bandung ... semoga lanncar dan sehat selalu Aamin :D

DENIAS KDI

Ketik KDI spasi DENIAS ke 6288
DENIAS KDI


Thanks for reading everyone, support and follow us @deniiias_ofc -@deniiias :)

Have a great day !

Sabtu, 19 April 2014

#LatePost Winning the LP3I National English Olympiad 2014 17 - 20 March 2014

Good afternoon, seems more than two months i didn't open my blog. Here it is, this time i am gonna share you my own moment that was greatly happpened last month. :) @DikiIrdan


As what i used to said before that i really love english because this is an international language that i must learned to support my future, so i decided to accepted my lecturer's orders  to represent my campus at LP3I National English Olympiad 2014 in Jakarta. At the early March 2014, Mr. Yuyun, an English lecturer in my campus asked me to join the english debate competition. As i heard that opportunity, directly i accepted the offer. But wait, who's gonna be my partner ? Few days later, Anggi Silviani, my classmates choosen to be my partner for the debating contest.  As we became a team, we both intensively discussed everything related to the debate. Woow ! It's been really interesting because this is for my three times joining the debate contest and the first time for Anggi, but she was at Binus Asian English Olympic before for the story telling contest and that was great although she didn't make it.

A day before we go to Jakarta, we prepare our team so tightly intensive. At Dea's boarding house, we prepared the debate by doing the coaching that coached by Mr. Sukma, Mr. Oda and Mrs. Lai, they are our senior at our campus. Because the rules of the debating contest was not clear, so we did what we can red from the contest rules. I don't even know that there is a debating team that only consist two persons, but yes, it is exist. Our campus, sent five students to LP3I National English Olympiad, me and Anggi as the debating team, Joko from Infomatics Management for the IT contest, Danang from Accounting for the Accounting contest, and Dea Wulandari from Business Administration for the Speech Contest. We went to Jakarta at 05.00 am early in the morning with Mr. Hamdani as the Student Coordinator at LP3I Bandung Polytechnic.


The contest held very exciting, the first day we came there, we did a technical meeting. Three days in Jakarta, we slept at a simple hotel beside the LP3I Campus. From the window of my room there with Joko and Danang, i can saw a Monas Tower with a shiny colour at the night. I found a hard to sleep there, sometimes my friend Deni call me and Anggi by phone to give us a support. Thank God, we both made it. The debating team going through the final and me with Anggi got the third winner after competed with LP3I Karawang at the qualification session, then Surabaya at the quarter final and Balikpapan team at the final. But well, some of my friend were not lucky at that time, Dea as the speech contestant, Joko as the IT Contestant, and Danang as the Accounting contestant couldn't win the competition. But i think that's not really important because our main goal wasn't just to be a winner, we came here to find the new experiences for our future. We went home to Bandung with a big and full of smile, i really thanked to my God Allah SWT, my mom, my bestfriend, friends and my campus who always support our team as long we join the contest, and most importantly, to having a special dinner with Mr. Adriza, our Ex Director at LP3I Bandung, thats really amazing to tell everything that being occured in Bandung Branch. i want to tell you more and completely, but so many things to do,, so thanks for visiting my blog :) ...

With the judges of LNEO 2014

With the LP3I President Director

Diki irdan with Anggi Silviani

Selasa, 04 Februari 2014

MAKRAB HIMASI-PR

What a wonderful day !!! Ya, it's actually aimed just to had a survey to the venue that we'll going to use for "MAKRAB HIMASI-PR" but my friends and i took some pictures of our own. Villa Merah, which is located in Sukawana Farm, Cihideung Lembang has a great view and fresh air. Me, Agung, Adam, Zahra and Sena visited this place because my Study Program's Club or we called it HIMASI-PR will having a gathering together on 22nd-23rd of February 2014. We visited the venue first because we need to book and do some reservation first, but there're nothing more to tell about that because what i'm gonna share here is our picture as long as we visited Villa Merrah :)
Diki Irdan edited by @deniiias


Diki Irdan

Diki Irdan and Agung Setiawan

Diki Irdan


Diki Irdan

Diki Irdan

Diki Irdan


















Minggu, 02 Februari 2014

Bandung English Speech Contest 2014

It's seems like only yesterday i'm involved myself in the event that firstly i lead as the project director. Ya, the event named Bandung English Speech Contest, an english speech contest among senior and vocational student in Bandung and also Cimahi. Before doing this event, with some of my friends who were inconsolidated in a group of PR-EVENT, one of my subject in Public Relations Study Program, we were running for Anugerah Film Bandung, but what to say, the event was cancelled because some reason that i myself honestly don't want to telling you, but i think i need. Well, actually Anugerah Film Bandung is a great and big event, the problems were we had not enough time to find more participants and also sponsor to make this event come true. I could remember that on early December 2013, when we were sure that it is impossible to continueing Anugerah Film Bandung, i tried to find another ideas to change the event and create the new one. Some of my friends told me that they want to create a seminar, but i didn't agree with that becaused i've held the seminar with my team in PR-Campaign, which is the event called Dont Take My Crown or in bahasa is " Jangan Renggut Mahkota ku "  and that was succes even we were SOLD OUT for the ticket. What's the matter if i expected something more than that ? Another ideas also came, my friends Rika and Tia who are wanted to create a dance competition, then i let them to make the concept and the program of that dance contest, while my team also waiting for tomorrow, the day when we must decide which event we will going to create to change AFB which is cancelled. I propose my ideas to make the english speech contest, but still, no one agree with my ideas. As i back from my campus at that time, i tried to make the concept of my own ideas about an english speech contest. In the middle of the night on December 17th 2013, i made the event that i named it by myself that is Bandung English Speech Contest which is i also called it as BESC. Without asking my team agreement, i made the twitter account of BESC and also it's  facebook account. On the morning, when we held a meeting concerning to decide what event we will going to run next, i show to some of my friends in my team about the event that i recently create, Bandung English Speech Contest. With my ego, i tried to convince them that this event will getting a good responses from many school in Bandung. Thank God, my team agree and would love to run my ideas. :))

Diki Irdan at Bandung English Speech Contest


After everyone agree with this event, we decided to publish the event via online first because on 19th December, school were in a holiday agenda. As a leader of this event, i have so many responsibility, of course to direct my friends in my team to do what their job descriptian and specificatioan are. Something that made the event interesting was about the publication that we did first through social network such twitter and facebook. On the day we were meeting, i asked to all of my friends in my team to logged in to their own twitter account then mentioned all school account and attach the poster of the event.  We opened the registration for this event started from 19 December 2013 until 15 January 2014. As long as we posted the publication on twitter, we just got some retweet from some school we were mentioned, until 06th of January 2014, we were worried, a great worry because it's been more than a week but we still haven't any contestant who wanna join the event, some of them just asked about information only concerning to the event. I decided to doing more publication to some school although on January 06th 2014 was the first day school starts their learning time after holiday. A day after publication to some school, again, we still in a great worry because what we've planned for this event wasn't reached. The amount of contestant we've planned is 50 contestant, but on 08th January, we still have six contestants who wanna join the event while the deadline for registration will be closed on 15th January 2014, so how many days left road to the closing of registration ? Ya ! only a week left and we still need more than 40 contestant, oh GOD !

The Committee of Bandung English Speech Contest


Let's continue to the third paragraph, after waiting for many time and getting closer to the last day of registration, i don't know what is this called, may be this is one of the blessing from my God, Allah SWT, suddenly there were so many contestant and school who were contacted us and wanted to registered their students for competting in the Bandung English Speech Contest. That was a BIG WOW ! Yeah, right, even my friend, Gina Prasatia who as the Contestant Coordinator couldn't believe that we almost sold out for reaching 50 contestant on the last day of registration. Based on the commitment we declared at the first we create this event, with a perforce felling, we close the registration and rejected some student and school who still wanted to involved their students joining the Bandung English Speech Contest. Honestly, i wanted to accept them and so do with the team at Bandung English Speech Contest, but what could we say ? we must held the qualification for a day, and we've counted the duration of contest for the first session, it just enough for a day. So, as an amateur event organizer who were tried to be a professional EO, we limit and consistent to make it only for 50 contestant. Then, after having the contestant of Bandung English Speech Contest, we held the technical meeting on 18th of January 2014, some contestant came and attended the technical meeting which is hosted by my friend as MC, Anggi Silviani, i asked her to full speak english as long we held the technical meeting. But, you know what ? There were so many questions from the teachers and students who were joined the technical meeting, luckilly, there was Mrs. Tetti besides me, one of judges at Bandung English Speech Contest who could answer the questions and explained all rules of the contest. Technical meeting is done, and we were ready for preparing the first round, thank again because i have some good friends who helped me prepared the hall road to the qualification 1 of Bandung English Speech Contest.

The Stage for Bandung English Speech Contest
Time seems like a water for a thirsty man, it's moved so fast, we reach the day of qualification 1 and you know what, here is the day that we were waiting for. From the twitter and also facebook fan page that i made, there were so many contestant and some audiences who can't really wait the qualification day. Ya ! this id the day where all contestant gathered and met each other in competting the speech contest ! As i can remember, the first contestant who performed is Hilman Misbah from SMKN 13 Bandung, and the last one is Sunarti Dianatasha from, i am sorry i think i forgot where is she came from. But, as i wacthed the qualification 1 of Bandung English Speech Contest, i felt so WOW ! All of the cntestant have a great skill in delivering their speech. I still can remember some of my favorite contestant, they are Lavio Dwipa Z from SMA Pasundan 1 Bandung, Michelle Yolanda from SMAK 1 BPK PENABUR Bandung, Rahma Nurita from SMAN 2 Cimahi Bandung, Abdul Hadi Achmad from SMA PGII 1 Bandung, Bintang Ramadhani from SMA BPI 1 Bandung, and many more ! I thought that when i was in my vocational school and joined some speech contest, my skill wasn't as good as them, really. That's why i am so surprised and amazed by all of them. After having the qualification 1 of Bandung English Speech Contest, the judges decided to put top 10 of contestant who will going through the final session and added by three judges choices, so it's gonna be 13 contestant who will compete in the final session. Really, i waant to tell you more and more about this Bandung English Speech Contest, but there are so many things to do, so i will make it short. The final session held on 28th of January 2014, i gave the preface  at the beginning of the final round, the MC was Sukma and Anggi, and there was something special because my best friend performed his great voice in the final round, ya, Deni Faisal brought the song from Whitney Houston, titled The Greatest Love of All, one of my favorite song. Besides deni, there also Eka who brought the song from Celine Dion - Because You Loved Me and a great dance performance from Daniel Santoso, my friend from L3END, a dance club in my campus. Top 13 shown their best performance as they compete in the final round. The judges, Mrs. Teti and Mrs. Dien from ECD also Mrs. Sutinah from LBPP LIA have decided who are the winner of Bandung English Speech Contest. The result is, Michelle Yolanda from SMAK 1 BPK PENABUR Bandung as the 1st winner, the 2nd winner is Rahma Nurita from SMAN 2 Cimahi, and the t3rd winner is Regi Pratama from SMKN 14 Bandung. While for the favorite contestant, we have Reyza Arif M. N from SMA TARUNA BAKTI Bandung, Dyantie Nur Azizah from SMAN 2 Cimahi and Lavio Dwipa Z from SMA Pasundan 1 Bandung. Well, congrats guys ! Thanks all particpiants, media relations (kacamatasejati.com and LBPP LIA Martadinata Bandung) for supporting our event, thanks to all of my friends, thanks to my campus Politeknik LP3I Bandung, i hope next year, there will be the Bandung English Speech Contest 2015 ! :)

The Winner of Bandung English Speech Contest were published at Pikiran Rakyat February, 05th 2014's Edition


See you guys and please check some pictures of Bandung English Speech Contest in the grand final below here ... ! Thanks for reading my blog :)


*For more photos of Bandung English Speech Contest, you can visit it's facebook page, http://facebook.com/BandungESpeech

Kamis, 26 Desember 2013

Antara Menjadi Guru dan Kakak Yang Baik

     Membangun sebuah komunitas bukanlah hal yang mudah, dan juga bukan merupakan hal yang sulit, ini hanya tentang bagaimana kita memulainya, meniatkanya dan merumuskan tujuan yang ingin kita capai. Yang jelas, harus ada dampak positif bagi kita dan orang-orang yang terlibat didalamnya. Sudah hampir setahun saya membangun komunitas ini, namanya SAFE+ Social Action For Education, Environment and Empowerment atau dalam bahasa Indonesia artinya Aksi Sosial untuk Pendidikan, Lingkungan dan Pemberdayaan Remaja. Ya, komunitas ini saya bangun bersama teman-teman saya, mereka adalah Faisal Irwanto, mahasiswaa dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta, (ex Politeknik Negeri Bandung), Luthfi Muhammad Iqbal mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Angga Nugraha, dari Universitas Islam Bandung. Mungkin jika ditanya satu persatu mengenai latar belakang ingin mendirikan komunitas ini, jawabanya akan berbeda-beda, tetapi dari diri saya sendiri, saya terinspirasi dari Nadya Hutagalung yang sempat menjadi pembicara di Business For Environment Global Summit Jakarta 2011 lalu, bagaimana caranya membangun sebuah komunitas yang berwawasan pendidikan dan lingkungan, selain itu juga saya ingin memberikan pendidikan gratis untuk anak-anak dilingkungan sekitar saya. Karena dari kecil saya tidak pernah merasakan yang namanya les/bimbingan belajar seperti anak-anak beruntung lainya, maka itu saya ingin agar anak-anak disekitar rumah bisa merasakan bagaimana rasanya mendapatkan pelajaran tambahan diluar jam sekolah tanpa harus membayar. Dibentuklah SAFE+, komunitas dengan aksi sosial yang memberikan pendidikan gratis untuk anak-anak disekitar lingkungan kami setiap hari minggunya. Saya juga yakin, teman-teman saya yang lainya mempunyai tujuan yang sama walau dengan latar belakang yang berbeda.

SAFE+


    Setiap hari minggu, kami mengadakan kegiatan pembelajaran di lingkungan Masjid Al-Fajar di Jl.LMU Suparmin, Lanud Husein Sastranegara Bandung. Kami memang belum memiliki ruangan dan kelas tetap, akan tetapi kebaikan hati DKM Masjid Al-Fajar untuk meminjamkan ruang kelas Taman Kanak-kanak membuat kami semakin mudah untuk melaksanakan aktivitas mingguan kami. Biasanya setiap hari Minggu, ada materi-materi pokok yang diajarkan kepada anak-anak yang hadir di SAFE+. Kebetulan, mayoritas anak yang bergabung dengan SAFE+ adalah anak-anak di lingkungan rumah saya, jumlahnya hampir mencapai 50 anak. Ada yang masih duduk di bangku TK, ada yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan ada juga yang sudah duduk di bangku SMP. Kami membagi mereka kedalam empat golongan, golongan pertama yaitu siswa/i kelas satu sampai tiga SD, golongan dua yaitu kelas empat sampai kelas enam SD, golongan tiga yaitu kelas satu sampai kelas tiga smp, golongan terakhir adalah golongan khusus, yaitu anak-anak yang masih duduk dibangku taman kanak-kanak. Kami memulai kegiatan dari jam 9 sampai jam 1 siang, jam pertama biasanya kami berikan materi berupa Pendidikan Lingkungan Hidup atau Pengetahuan Umum, dilanjutkan dengan jam kedua kami berikan mereka pelajaran-pelajaran disekolah seperti Bahasa Inggris, IPA, IPS dll. Bentuk pembelajaranya kami pisahkan anatar golongan dengan pengajar yang berbeda tentunya. Dengan jumlah kami yang hanya berempat, tentu tidak mungkin kegiatan belajar terlaksana jika tidak dibantu oleh tenaga pengajar yambahan sukarela lainya. Sering sekali para volunteer datang membantu kami, biasanya mereka adalah mahasiswa dari UNISBA, UPI, ITB, UNJANI dan POLBAN. Kedatangan volunteer sangat membantu kami dalam mengajar anak-anak, karena memang tidak semua materi kami ketahui, jadi kadang-kadang kami saling bertukar pikiran mengenai mata pelajaran yang harus diberikan kepad anak-anak di SAFE+.

SAFE+ dan Pengajar Sukarelawan


     Kalo ada yang bilang lelah sih memang terasa lelah mengajar anak-anak dihari minggu dari pagi hari sampai adzan dzuhur berkumandang, tetapi rasanya ada kepuasan tersendiri setelah belajar bersama mereka. Bagaimana  mungkin saya dan teman-teman lain yang terlibat disetiap kegiatan SAFE+ menjadi guru yang baik sementara kami sendiri masih perlu banyak bimbingan dari guru-guru dan dosen kami. Disinilah tempatnya, te,pat dimana kami bisa memposisikan diri sebagai kakak dari anak-anak yang hadir di SAFE+, dan mungkin bisa menjadi seorang guru, tapi saya yakin, kami masih jauh belum sempurna untuk menjadi seorang guru. Ternyata begini rasanya, ketika harus berbicara didepan, ketika harus mengajarkan sesuatu, ketika harus bersabar saat ada yang tidak memperhatikan, ketika harus menahan emosi karena mereka hanyalah anak-anak. Semoga banyak manfaat yang kami ambil dan anak-anak dapatkan disini, saya dan teman-teman lainya tidak akan berhetnti sampai disini. Harapan kami, banyak mahasiswa maupun remaja yang bergabung bersama kami, selebihnya, ayo bangun komunitas yang sama didaerahmu, berikan anak-anak disekitar kita terutama mereka yang sangat membutuhkan pendidikan dengan pengajaran yang bisa menumguhkan kesadaran anak-anak akan pentingnya pendidikan, pentingnya mempunyai cita-cita, pentingnya mengejar impian, berusaha dan tetap mencintai lingkungan :)

SAFE+

SAFE+
Terimakasih telah berkunjung ke blog saya :)
Follow  me on twitter 
@diki_irdan

Senin, 23 Desember 2013

Spesial Hari Ibu, SICE Politeknik LP3I Bandung Berkunjung ke SAFE+

It's been a long long time ago we didn't meet each other at SAFE+ Social Action For Education, Environment and Empowerment of Youth Generation. I have to admitted that i were in a crazy busy to manage my event with PR and also my own job trainning in a radio. There is no free Sunday time for almost one and a half month, but Thank God, yesterday when it was a #Mother'sDay, SAFE+ welcoming special guest from an English Club at Politeknik LP3I Bandung. SICE (Society of Innovative and Creative English ) visited SAFE+ in a program that named #SICECharity on December, 22nd 2013. It was very special because beside teaching the students about #LetElephantsBeElephants SICE also gave the game called  "CapGuricap" game and "Tebak Gaya ".

I was very happy to welcoming SICE to come to my social community, this month is exactly the first ever SAFE+'s birthday since it was established in December 2012. I always been thankful to everyone who have involved in this activity, especially to childresn, parents, benefactors and of course to the volunteers who have spent their Sunday time to teach at SAFE+. All your kindness will be replied by Allah SWT.

Special in this mother's day, students at safe divided to three groups, the first is 1-3 and playgroup students, the second is 4-6 grade elementary students, and the third is 1-3 junior high school students. Each group must make a paint on a paper with the tittle " SELAMAT HARI IBU "and Oh my god ! They were so great ! They are very amazing to express their felling about this #Mother'sDay

Here are some pictures that we take yesterday :)
Thank you for visiting my blog everyone, follow our activity and build the same one in your region ! :D

#Children are the most valuable investment in this world