" Diantara dua pilihan, harus ada satu hal yang dikorbankan " kata-kata itu rasanya tidak akan pernah hilang dari ingatanku. Deni Faisal, sekarang dikenal orang-orang DENIAS, alhamdulilah dia lolos kemarin waktu tampil lagi di WildCard 2, kebetulan aku dan teman-teman kelas HUMAS 2012 Politeknik LP3I Bandung nonton langsung ke studio sana. Perjalanan yang penuh dengan perjuangan, tapi ini belum apa-apa, demi menonton sahabat, dan teman terbaik kita. Untungnya ketika sampai disana, acara baru saja akan segera dimulai. Sebelumnya memang tidak ada dari kami yang menyangka kalo kami akan langsung nonton ke Jakarta. Hanya saja waktu itu hari Senin 28 April, dua orang temanku sengaja tidak masuk kelas untuk menguruskan perizinan keberangkatan kami sekelas ke Jakarta. Akhirnya kampus mengizinkan kami untuk ke Jakarta, ke studio MNC TV dimana Deni bakal tampil. Mata kuliah leadership pun kami sekelas tidak hadir karena kami harus segera pulang mempersiapkan keberangkatan. Semua aanak kelas sangat bersemangat untuk bisa ikut dan nonton langsng deni di Jakarta.
Kita sampai disana sekitar pukul 18.00 WIB, tapi mobil kedua dari rombongan kam sampai agak telat karena ada kendala saat keverangkatan. Begitu tiba disana, aku sendiri kagum dengan apa yang ada disana, ternyata ini studio yang selama ini aku tonton dirumah bersama ibuku, hehehehe. Terlihat semua kru MNC TV sedang bersiap-siap menuju ON Air Konser WildCard 2 KDI 2014. Keluarga dan pendukung DENIAS pun sudah ada disana dengan banyak atribut dukungan untuk DENIAS. Wah, seru sekali pokoknya, kami juga disambut dengan baik oleh keluarga Deni, yang aku lihat ada Ayahnya, Kakak nya dan juga saudara-saudaranya dari Cianjur yang menonton lansgung. Begitu keenam peserta KDI wildcard 2 dikumpulkan, dan tepat ketika MC Oky Lukman dan Valen menyebut nama DENIAS, aku dan teman-temanku bersorak-sorak untuk menyemangati DENIAS. Kami terlihat konyol dan gila, ya memang, karena kami sangat senang dan bangga, teman yang srsama kita dikelas, kini dia akan menjadi seorang bintang !
Mendengar sorakan kami, " DENIAS, DENIAS !!! " disertai dengan banner dukungan dan dukungan melaui bacaan DENIAS yang kami buat dengan kipas, Deni langsung tersenyum melihat ke arah tribun kami berada. Hingga penampilanya menyanyikan lagu Mahal dari Alm Meggy Z, sorak dan semangat kami terus mengalir untuk teman kami yang satu ini. Disitu akau juga sempat bingung, karena memang handphone tidak boleh dinyalakan. Makanya, setiap iklan, langsung aku nyalakan handphone dan kembali publikasi di akun twitter (@deniiias_ofc / @DeniasKDI_Ofc). Jadi ingat dulu, waktu akun twitter untuk fans denias ini aku buat, itu pas Deni ikut ajang Coverboy di salah satu majalah, followernya masih sepi, dan Deni juga tahu tentang itu, tapi maklum lah soalnya memang iseng-iseng aja bikin ini. Sekarang alhamdulilah, setiap hari, banyak sekali twit yang masuk, bukan cuma aku aja yang senang dan bangga, Deni ga senang dengan semua kesempatan yang diberikan Allah, semoga ini awal yang baik. Pengumuman kontestan pun tiba, tentu dosen-dosen di Bandung yangs sedang nonton bareng penampilan Deni juga deg-degan. Ibu Leili, Kaprodi Humas di kampusku dan manajemen kampus juga memberi dukungan untuk sms Deni. Dan ternyata, alhamdulilah, Deni lolos dan masuk ke Grand Final WildCard ! Esoknya, pertunjukan WildCard dimulai, tadinya kami tidak ingin pulang, tapi kuliah tidak bisa kami tinggalkan, jadi kami pulang dan tidak bisa menonton live untuk GrandFinal Wildcard. Akhirnya, alhamdulilah, Deni Faisal lolos ke 16 besar KDI 2014 ! Senang sekali rasanya mendengar dan menyaksikan hal itu. Ini awal yang baik untuk karir Deni di dunia tarik suara. Den, semoga sukses selalu, dan jangan pernah berubah :)
Doa dan dukungan dari Bandung ...
Your simple best friend, Diki Irdan
Here they are, some pictures that we take as we watched WildCard2 Live at STUDIO MNC TV Jakarta for witness our bestfriend Deni Faisal or now, he well known as DENIAS KDI 2014 !
Thanks for visitting my blog everyone :D
Ketik KDI spasi DENIAS kirim ke 6288 Hatur Nuhun :)
Tepat dua tahun yang lalu, 2012. Ya, itu adalah tahun dimana aku lulus dari SMK Negeri 12 atau sekolah yang dikenal dengan nama STM Penerbangan Bandung. Tapi bukan itu yang akan aku ceritakan ditulisan kali ini, ini tentang dua tahun lalu dimana aku mulai mengenal teman-teman baruku di kampus Politeknik LP3I Bandung, termasuk mengenal sahabatku, Deni Faisal Ismail, atau yang sekarang dikenal orang-orang dengan sebutan DENIAS. Jurusan Public Relationas atau yang dikenal dengan program studi hubungan masyarkat di kampus ini mempertemukan aku dengan dia dan juga dengan teman-teman lainya. Dikelas kami, ada sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa prodi humas 2012. Deni adalah sahabat yang baik, sangat baik. Menjadi Jajaka di daerahnya berasal yaitu Cianjur, banyak sekali talenta yang dimilikinya, dari segi fisik, ya jangan ditanya lagi, dia model. Tapi bukan itu yang paling mahal, kemampuanya untuk bermusik dan mencintai budaya daerah sangat berkesan. Deni sangat berbakat dibidang tarik suara, bahkan dia bisa menyanyi lagu-lagu tradisional sunda khas Cianjur atau yang biasa dikenal dengan Cianjuran. Dikelas, aku, Nenden, Jatsu dan teman-teman lainya merasa bangga dengan Deni. Di awal kami satu kelas tepatnya di semester dua, sudah bisa dilihat bagaimana gigihnya ia mengejar sesuatu yang diinginkanya. Banyak sekali perlombaan-perlombaan dibidang modeling atau tarik suara yang sudah ia ikuti. Kadang, aku jadi termotivasi juga untuk mengejar cita-citaku menjadi seorang penyiar radio. Ya, itulah gunanya seorang sahabat, tanpa harus berkata-kata, tetatpi langkahnya selalu menjadi dorongan agar kita juga bisa mengejar impian kita sedini mungkin. Pernah waktu itu, aku satu grup dengan Deni di P2M (Pengabdian Pada Masyarakat) tepatnya bulan Maret 2013. Waktu itu dia tidak bisa ikut bersama rombongan di awal-awal keberangkatan karena ada kompetisis modeling yang harus ia ikuti. Deni datang menyusul dan untunglah, ada sesuatu yang ia dapatkan dari lomba tersebut, gelar Inez BOY 2013 pun disabetnya. Sedatangnya Deni ke lokasi P2M di Garut tempat aku dan kelompokku berada, kami bertanya mengenai bagaimana lombanya, mendengar Deni menang di lomba tersebut, kami pun senang.
Bukan hanya lomba itu saja, ada beberapa perlombaan dibidang tariik suara yang ia ikuti tepatnya di RRI Bandung, saat itu penyelenggaranya adalah PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Di kontes itu, alhamdulilah sahabatku yang satu ini juga menang dengan juara favorit kategori pria. Saat itu perlombaanya setingkat Provinsi Jawa Barat. Berbicara mengenai Jawa Barat, lomba kawih yang dikenal dengan LISMAJAB yang pernah diselenggarakan di Universitas Pasundan di tahun 2012 pun dimenangkan olehnya. Ya, membanggakan sekali ! Tapi bukan hanya kemenangan saja, ada beberapa perlombaan dan audisi yang ia ikuti dimmana Deni belum diberi kesempatan untuk menang. Ketika ikut audisi D Academy Indoesiar di Jakarta dan di Bandung, sayang ia tidak bisa lolos ke tahap konser D Academy. Tapi dia tidak berhenti disitu, Indonesian Idol ia ikuti di Bandung bersama temanku juga yang sama-sama ikut audisi, yaitu Jatsu, hari pertama Deni gagal, jatsu juga sama, tetapi hari kedua, Deni ikut lagi auisi dan lolos ketahap berikutnya. Tapi apa boleh buat, keberuntungan belum waktunya ia dapatkan, deni gagal. Beberapa bulan lalu di akhir tahun 2013, ada ajang pemilihan coverboy 2013 ooleh salah satu majalah remaja kenamaan, Anekaa Yess, alhamdulilah Deni lolos ke 40 besar dan menjalani karantina di Jakarta.
Aku dan teman-teman kelas sebenarnya sedih saat dia harus dikarantina karena sosoknya dikelas selalu menghidupkan suasana dan otomatis jika tidak ada, kelas sedikit sepi. Tapi ya tentu kita harus mendoakan Deni supaya berhasil. Saat itu final kontes coverboy digelar di Gandaria City, untuk memenangkan kontes ini tentu banyak kriteria yang dinilai. Bukan hanya dari fisik, tapi juga wawasan dan keterampilan seperti akting, presenting dan lainya. Temanku yang satu ini menjalani karantina hampir lebih dari satu minggu di Jakarta. Aku dan teman kelasku lainya dari Bandung hanya bisa memberi dukungandengan doa dan tentu publikasi sms dukungan untuk vote Deni di coverboy Aneka Yess 2013.
DENIAS di COVER BOY Aneka Yess Magazine 2013
Dari situ, muncul ideku untuk membuat official dukungan untuk deni (@deniiias_ofc). Melalui akun tersebut, aku publikasikan ajakan untuk teman-teman dan semua orang untuk mendukung sahabatku yang satu ini. Sempat waktu itu kubuat artikel tentang Deni agar orang-prang bisa tahu mengenai apa yang dimilikinya. Dari Cianjur, kudengar cerita dari Deni, Ayah, Ibu dan keluarganya yang sangat mendukung dia juga tidak kalah fantastis dalam memberi dukungan untuk putera kebanggaan mereka. Ya tentu saja, keluarga akan merasa bangga jika anggotanya berprestasi dan memberikan yang tebraik untuk keluarganya. Tapi apa boleh buat, di coverboy 2013, Deni belum cukup beruntung, kontes ini dimenangkan oleh finalis dari kota lain. Aku selalu bilang bukan hanya pada Deni, tapi juga pada temanku yang lainya, bahwasanya kalo kita ikut suatu perlombaan, kemenangan itu cuma BONUS, yang paling penting adalah pengalaman. Dan memang benar, dari ontes tersebut, banyak sekali yang ia dapatkan, selain pelajaran-pelajaran baru tentang dunia entertainment, ia juga memiliki banyk relasi. Deni selalu bilang, membangun sebuah link untuk relasiitu penting ! . Ya den, itu benar.
Pertengahan Maret 2014, Deni sempat bilang kalo dia mau ikut lagi audisi untuk KDI yang bakal digelar di Bandung, tapi kebetulan, audisi di Kota Bandung diundur, jadi Deni memutuskan untuk ikut audisi di Jakarta karena kebetulan waktu itu dia lagi nonton salah satu kontes dangdut (D Academy) di studio Indoesiar. Ikut audisi di Jakarta dan alhamdulilah, kabarnya dari hampir 1600 peserta audisi Ibukota, Deni terpilih menajdi enam besar peserta perwakilan DKI Jakarta untuk melaju ke babak #GerbangKDI2014 di MNC TV ! That such a big wouuw actually for me and some of my friend in our class ! Dari kabar itu, tentu saja aku dan teman-teman dikelas sangat senang mendengarnya !
KDI DENIAS ke 6288
Waktu itu kalo tidak salah hari Kamis, aku dan teman-teman di kampus dapat kabar dari Deni kalo semua peserta #GerbangKDI2014 itu bakal tampil di program Tunjuk Satu Bintang dalam masa karantina mereka. Tentu kami sekelas dikampus langsung menonton bersama di Front Office Kampus B kami. Jam 4 sore tepatnya waktu itu, front office kampus dipenuhi oleh teman-teman kelasku dan juga manajemen politenkik LP3I Bandung yang juga penasaran dan ingin ikut menonton Deni. Untunglah waktu itu, disela-sela program, MC program Tunjuk Satu Bintang memilih enam peserta dari perwakilan kota - kota besar yang mewakili kota mereka di #GerbangKDI2014.. Untungnya waktu itu Deni dipilih Jeremy Tetty yang ada di tribun finalis #GerbangKDI2014. Deni pun naik kepanggung beserta lima peserta pilihan lainya. Waktu itu kebetulan aku dan beberapa teman ku sudah berada di kosan teman kami dikawasan Sidomukti Bandung dan menonton bersama, teriakan dan sorak soraipun bergema melihat Deni tampil dipanggung yang cukup besar itu. Hahahaha, maklum, teman sendiri ada di TV, hehehehe. Saat itu kebetulan lampu tantangan berhenti di bagian Deni dan mau tidak mau dia harus menebak lagu yang diiringkan melalui musik oleh bigband di Tunjuk Satu Bintang. Aku dan teman-temanku termasuk Nenden, Tiya, Dea dan lainya deg-degan, takutnya dia tidak bisa menebak lagu yang ditujukan kepadanya, tapi alhamdulilah, lagu Pujangga dari Raja Dangdut Rhoma Irama pun dinyanyikanya. Sorak sorai penonton di studio pun bergema seketika deni melantunkan lagu itu. Aku dan teman-teman yang menonton pun ikut berteriak-teriak dengan menyebut nama Deni sekeras-kerasnya, hahahahhaa, ya begitulah kami.
DENIAS di program Tunjuk Satu Bintang
DENIAS KDI
Kontes #GerbangKDI pun dimulai pada hari Senin, diawali dari enam peserta untuk hari pertama dari kota yang berbeda. Deni tampil hari Rabu, dan ketika hari rabu itu datang, beberapa temanku menonton penampilan Deni bersama-sama. Kebetulah karena aku tidak bisa ikut nobar, jadi aku nonton dirumah barengan mamah, jadinya seperti nostalgia ke masa-masa SD, soalnya dulu juga sering nonton KDI hehehehe. Ya, dan sekarang jadi akan lebih sering karena didalamnya ada Deni tampil, tentu jadi kebanggaan tersendiri untukku dan juga teman-teman kel. Bahkan karena membawa almamater kampus diajang nasional, Pembimbing Akademik kami, Ibu Leili Kurnia Gustini pun mengerahkan kami untuk mendukung deni baik itu untuk sms mauoun publikasi. Terlihat dikampus, ada foto deni disetiap mading kampus. Hari Rabu, tepatnya tanggal 23 April 2014, deni tampil sebagai peserta kedua, ia membawakan lagu penasaran, ini videonya ...
Selama penampilan DENIAS berlangsung, twitter,bbm dan facebook semuanya ramai memberi dukungan untuk dia, alhamdulilahkomentar dari juri pun sangat membangun dan pastinya bermanfaat. Di twittter (@deniiias_ofc dan @deniiias) banyak sekali orang-orang yang memberi dukungan. Namun pada akhir acara, tetap saja hanya ada dua orang yang lolos berdasarkan voting sms tertinggi, dan satu nama yang beruntung akan dipilih dewan juri untuk kembali tampil di WildCard untuk mendapat kesempatan bisa bergabung di KDI 2014. Sayang sekali, diakhir acara, Deni berada diposisi ketiga dari voting enam kontesta tersebut. Dan wildcard tidak diberikan dewan juri untuk Deni. Tapi kemarin, tepatnya hari Sabtu 26 April 2014, ada wildcard kedua yang diberikan oleh dewan juri, alhamdulilah, DENIAS diberi kesempatan bersama dengan kelima peserta lainya untuk bertanding dan tampil kembali di babak WildCard hari Senin, 28 April 2014 jam 6 sore. Semoga apapun yang terjadi nanti, penampilan Deni bisa lancar, dan bisa diberi kesempatan untuk bergabung di KDI 2014. Ya, sekali lagi aku katakan, aku sebagai sahabatnya dan mereka semua teman-teman kelas kami, keluarga dan yang menonton pasti bangga. Keep up great performances den ! Teriring doa dan dukungan dari Bandung ... semoga lanncar dan sehat selalu Aamin :D
DENIAS KDI
Ketik KDI spasi DENIAS ke 6288
DENIAS KDI
Thanks for reading everyone, support and follow us @deniiias_ofc -@deniiias :)